-->
Showing posts with label Nukilanku. Show all posts
Showing posts with label Nukilanku. Show all posts

Wahai Hati Bersabarlah...

Mungkin penyesalan ungkapan terakhir dari bibir...
Namun penyesalan bukan jalan penyelesaian terakhir...
Menyesal dengan apa yang terjadi seperti menyalahkan takdir diri...
Seperti tidak percaya dengan aturan dan ketentuan Ilahi...
Itu berdosa wahai hati...
Ku doa moga engkau tabah...
Percayalah wahai hati...
Penciptamu tidak akan menduga lebih dari kemampuanmu...
Harungilah dengan tabah...
Keluhan itu hanya melemahkanmu...
Rungutan itu hanya menjatuhkanmu...
Kekuatanmu kekuatanku...
Ketabahanmu ketabahanku...
Wahai Hati Bersabarlah lagi...
Walau untuk keberapa kalinya...

9 bulan menggamit lagi...

Jiwa berbunga bagai teruja Tapi gembira hati terbantut seketika Tercari-cari gambaran semalam Pahit terpaksa ditelan Saat ternampak wajah kedukaan Airmata kristal jadi bukti Lambang hati terguris lagi Kini ia kembali lagi... Moga 9 bulan ni bulan2 yang menyenangkan Tak sanggup berdarah kembali Hati ranap dipalit bisa Insyallah....

Langit kelam terbentang luas Hati kosong minta dirawat Hujan lebat mencurah laju Ibarat mengerti omongan minda Waras kah? Masih mampu berfikirkah? Bezakan kewajipan dan keharusan? Dahulukan mana kepentingan dan kemahuan? Lama mana lagi harus dibuka ruang? Perlu sampai bila diberi peluang? Benar... Selagi pintu taubat masih terbuka! Selagi nyawa dihujung nafas... Namun... Hati yang sudah mati ibarat tiada guna Makin dibiar makin busuk dan hitam... Bolehkah ia diperbaiki? Masih ada rahmatkah? Sinar hidayahMu untuknya? Ku tahu aku tidak sendirian... Allahku sentiasa bersamaku... Kuatkanlah diriku moga mampu kutempuh saat itu... Aku mohon Ya Allah, lembutkanlah hatinya.... Amin....

Ilham Semalam

Sekilas menoleh ke belakang...

Kelam... Gelap... Suram...

Sekilat diri terbayang-bayang...

Segunung dosa pernah didaki...

Selautan noda pernah direnangi...

Besar betul bebanan itu...

Ibarat karma membadai taufan...


Tetapi...

Semua itu telah berlalu...

Selangit taubat telah kuhamparkan padaMu...

Moga cahaya Iman terpancar diwajah...

Moga baju Taqwa membalut pekertiku...


Ruang itu...

Bagai terasa makin menyempit...

Sakit dihati makin memerit...

Wajarkah aku...

Memberi peluang tanda sayang...

Memacak doa demi harapan...

Menanti pelangi ceriakan kehidupan...


Ya Allah Ya Tuhanku...

Terasa hina jiwa kerdil ini...

Saat susah baru menadah...

Saat perit baru menjerit...

Saat tersungkur baru melolong...

Dan pada saat itu juga..

Kau masih tetap bersama hambaMu ini...


Sesungguhnya, Kau lah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang...

Hadiahkanlah aku segenggam kekuatan moga berjaya kutempuhi ujianMu yang mendatang...

Amin Ya Rabbi Allamin...


Published with Blogger-droid v2.0.4

Previuos Entry